Catatan Akhir…………

Note Liburan

13 Juli 2009

Membuat identifikasi/anlisis: SDA, SDM, Solusi, dan Ancaman.
Buat wacana dengan masyarakat . Penitikberatannya ada pada fisik, untuk masyarakat dan pilot project yang dikerjakan.
Ilmu/aplikasi baru sangat memungkinkan, misalnya: sekam/kayu sebagai briket, pengolahan mangga
Hari ke-2 pengamatan mulai dilakukan beserta analisis masalah pada hari ke-5 dengan membentuk kelompok terspesifikasi.
Penentuan PJ/Preman kamar.

14 Juli 2009

Dari hasil briefing hari sebelumnya, didapat tugas: desain kandang, pabrik pakan, Rumah Potong Ayam (RPA), dan gudang pupuk.
Saran, kincir angin difungsikan lagi.
Pengolahan produk mangga afkir dipikirkan lagi.
Semua rencana yang sudah ada dikerjakan sebisanya dulu dalam bentuk file.

15 Juli 2009

1. Kelompok Fapet & FMIPA: membuat sketsa desain2, sanitasi dan manejemen sanitasi,
Kelompok Fateta: olahan mangga → dodol, ice cream, selai, manisan (kering/basah), sirup, tablet, tepung biji mangga dan pengolahan ayam.
2. Kelompok FKH: RPH mencakup sanitasi, pengolahan, limbah, dan GMP.
Kelompok FEM(A): HRD, kelembagaan, pengolahan dan distribusi.
3. Faperta & Fateta: penanganan limbah menjadi pupuk. Limbah mangga menjadi biopori dan pupuk organik. Limbah ternak dijaga sanitasinya dan penjemurannya, dapat juga sebagai pupuk cair.

17 Juli 2009

ANALISIS SWOT
 Fak. Fema : Sebagian ada yang sudah membuat dodol mangga, tapi kebanyakan dodol nangka. Ibu yang kreatif/ tidak malas jika diberi resep mau saja. Asinan dan manisan juga akan dibuat. Jaringan masyarakat kuat atau tidaknya tergantung kondisi, contoh: hajatan banyak. Harga jual pasar 1500-2000/kg. Keahlian terbatas untuk asinan san manisan. Skala distribusi masih sebatas usaha rumah tangga. Untuk QC, jika beda tangan maka beda rasa. Solusi pemasaran: koperasi dan pelatihan.
 Fak. Fateta: Lebih kepada konsep, bukan wawancara.
• Produk olahan: tahan lama, pembuatan perlu bahan kimia, produk dapat saja kalah saing merk dengan produk lama. Berpotensi untuk disukai masyarakat karena dapat jadi alternatif jajanan sehat.
• Pupuk: meningkatkan produksi pohon mangga. Tanah mencemari tempat produksi. Kegagalan pembuatan pupuk. Perlu pekerja yang berpengalaman. Pembuatan pupuk jangan neko-neko dulu (dalam hal teknologi). Kebutuhan teori dan rekomendasi sebagai referensi sangat penting. Ancaman gulma pada biopori dan tekstur tanah yang tidak menentu. Perlunya bor pelubang.
 Fak. FKH: Lokasi peternakan terpadu sudah cukup jauh dari pemukiman penduduk. Sumber air masih ditinjau ulang lagi. Konsep RPA masih bingung, apakah yang tradisional atau yang modern.
 Fak. FEM: Pada infrastruktur, akan ada pembangunan jalan. Produk agribisnis biasanya musiman.
 Fak. Fapet: Desain kandang sudah cukup baik, ditinjau dari jarak, material, lokasi, pembangunan, dan lain-lain sudah lumayan. Biaya menjadi kendala project ini.

20 JULI 2009

PROGRAM BARU:

– Tim pengajar ngaji dan sekolah, Co: Fitrian
– Pasca panen, Co: Randy
– Kebersihan desa, Co: Maya
– Penggunaan kompor sekam, Co: Rizal
– Pilot project, Co: Ribka
– Pengolahan mangga, Co: Anisa
Setiap anggota wajib mengidentifikasi spesifikasi program kerja, memanajemen tim, jadwal, dan kebutuhan serta mencantumkan rekomendasi/saran2. Deadline Rabu, implementasi kamis.

22 Juli 2009

HASIL IDENTIFIKASI

– Pengajaran: 1. Sekolah Dasar. Minta surat dari Kepala Desa, SK Go Field tidak berlaku karena hanya menyangkut perihal pilot project (padahal sebenarnya SK itu serbaguna). Keddatangan mahasiswa ternayata tidak diketahui oleh masyarakat desa sebelah, perlu PDKT pada aparatur desa. 2. Pengajian. SDA (sama dengan di atas).
5 kegiatan perlu direkap untuk legalisasi dalam satu surat keterangan. Kegiatan pengajaran belum bisa jalan karena SK belum keluar.

– Pasca panen: ok. Paling dekat, besok sudah dapat dilakukan. Membantu pemanenan di jalan menuju kebun mangga. Mekanisme langsung saja ditanyakan sambil berjalan. Warga Tugu (lumayan jauh), ada yang mau, tapi dari kita harus ada pertimbangannya dahulu. Tidak mungkin juga setiap hari sesuai kebutuhan peminat, tapi harus sesuai orang yang tersedia. Untuk bantu2, seadanya saja karena tujuannya hanya untuk membaur dengan masyarakat, manfaatnya adalah mendapatkan pengalaman dan pengetahuan. Perlakuannya masih fleksibel.

– Kebersihan: gotong-royong pernah dilakukan, minimal 1 tahun sekali. Sampah2 umumnya dibakar selain dibuang ke kali. Parit yang ada bertujuan untuk mengalirkan air dari satu kali ke kali lain untuk mengairi sawah. MCK umumnya lumayan baik, walaupun ada yang masih belum memiliki dan tidak memenuhi standar baku kesehatan. Kegiatan yang berlangsung di sekitar lingkungan rumah adalah: beternak (ayam, bebek, kelinci, domba, atau sapi). Untuk pengadaan aksi bersih perlu dibicarakan dengan tetua desa.

– Kompor sekam: pernah ada kompor briket, tapi tidak di follow up. Saran, ini sebagai program terakhir bersama-sama dengan aksi bersih/kebersihan. Dijalankan sebagai alternatif pamitan. Mendapat sambutan dari Kepala Desa, untuk rencana workshop dapat menggunakan balai desa. Masalah dana coba dibicaraan dengan LPPM untuk pengadaan minimal 2 buah kompor sekam. Jika ada workshop, waktu 1 minggu sebelum hari H. Sabtu desainnya datang. Pamong desa dipercaya sebagai trainer, mahasiswa tidak sebagai tuan rumah, tapi sebagai pendamping. Perlu adanya buku panduan. Sharing lebih banyak diperlukan dan perlu ada kerabat yang sudah merasakan prototype.

– Pilot project: sekarang ini fokus pada domba. Malam ini akan dilanjutkan pengerjaan desainnya.

– Mangga: masih sejauh mencari literatur dan dikerjakan dalam bentuk file.

23 Juli 2009

Fokus utama perlu di uji lagi apa yang sudah direncanakan. Keputusan bersama, perbaiki frekuensi kerja. IPB belum matang untuk mengirimkan kita (tapi cukup berani, karena siap tempur bukan siap pakai). Kepulangan leader dan beberapa teman menjadi kendala dan berpengaruh pada kinerja program terspesifikasi. Pertanggungjawaban apa yang telah dilakukan perlu dilaporkan.
Semua kegiatan sudah berjalan, perlu evaluasi agar pengorganisasiannya lebih rapih. Untuk kompor sekam diendapkan dulu karena punya hak paten, so biar LPPM saja yang merekomendasikan. Solusi untuk kompor sekam dapat sebagai koboi atau perang posisi. Keempat program sebenarnya sudah bagus dan sama sekali tidak mengurangi fokus dan tepat untuk memperdayakan masyarakat.
Final: kompor sekam dibicarakan lagi dengan LPPM, bahwa kita hendak menghubungi Bapak Irzamman, karena waktu sudah banyak penguluran.
Yang sudah pasti: mengajar sekolah, pengajian, desain kandang
Yang belum: kompor sekam, aksi bersih, pasca panen.
Catatan: panen tinggal 1 minggu lagi.

28 Juli 2009

– LPPM tidak jadi datang, ada liputan dokumenter dari metro TV. Positif supervisi ke Indramayu pada hari Minggu, 2 Agustus 2009.
– Saran kepada para pengajar anak2: jangan terlalu gaul, harus tegas, jaga perkataan, ajar ilmu dan ajar nilai kehidupan.
– Kompor sekam dan kebersihan desa akan ditanyakan lagi ke kantor Kuwu. 15 hari ke depan akan disebarkan. Kemungkinan terburuk akan tidak jalan karena mesih belum ada kepastian, dan belum ada desain.
– Operasi bersih desa dari RT, 1 Agustus 2009.
– Pengadaan jam malam, pukul 22.00 WIB. Hari Minggu bebas, tapi sampai jam 00.00 WIB. Interaksi dengan warga di luar rumah. Soal kebersihan rumah/peralatan makan penting. Perlu ada sopan santun tamu/kerabat kita yang datang. Setiap orang berhak untuk mendapatkan fasilitas yang sama.
– “Kenyamanan” dalam jam kerja. Tim pengajar yang pulang waktu makan siang tidak diantar. Setiap orang ke kebun kecuali sakit, mengajar sekolah dasar, dan ada urusan2 lain. Yang mengajar SD dan ngaji hari itu, tidak perlu ke kebun, namun bisa datang ke kebun saat mengantar makan siang.
– Perihal kerja saat di kebun. Sebenarnya bukan ada atau tidak ada kerja. Pekerjaan ada, asal mau bekerja. Rencana, 4 hari lagi akan ada ikan yang masuk dan 9 hari lagi kandang ayam unit I jadi.

29 Juli 2009

Sosialisasi kebersihan berdasarkan usul Ketua RT hari Jumat sore, tetapi dirasa masih kurang efektif, jadi lebih baik hari Kamis dan hari Jumat setelah sholat Jumat. Untuk sosialisasi, dibagi menjadi 2 tim (untuk RT 9, Co: Ari dan RT 10, Co: Rizal).
Tujuan pokok sekreatif tiap2 tim saja, yang penting mencakup:
– Kebersihan lingkungan rumah tangga
– Saluran pembuangan dan sanitasinya
– Penanganan sampah (lingkungan)

Saran:
– Pak RT sudah mengusulkan untuk membuat TPS masing2
– Buat tempat sampah organik/anorganik
– Cari literatur untuk teknis penanggulangan sampah
– Sabtu mulai aksi bersih jam 08.00 WIB, jangan telat
– Buat juklak agar lebih rapi atau semacam leaflet
– Hindari benturan paradigma saat melakukan sosialisasi dengan masyarakat

Rapat Internal:
– Tujuan utama datang adalah mengembangkan ide/konsep untuk pilot project
– Menerapkan bidang/disiplin ilmu terhadap masyarakat
– Hambatan dana dan kejenuhan di kebun harus bisa diatasi bersama
– Waktu kerja 08.00-16.00 sudah menjadi kesepakatan, sekreatifnya sajalah di kebun
– Nama baik harus kita jaga, sebab kalau kita kerja, nilai plus dari masyarakat itu ada.
– 15 hari ke depan melakukan pekerjaan “tukang” dan mempelajari pohon mangga
– Waktu keberangkatan agar lebih tepat lagi
31 Juli 2009

Briefing tentang sosialisasi (aku gag ikut, karena mengurus leaflet).
• Evaluasi:
– leaflet dibagikan pada tiap rumah sesuai bagian/tugas/kelompok.
– siap untuk diadakannya demo cuci tangan pada anak sekolah
– kompor sekam datang tanggal 10 Agustus.
– 10-12 Agustus sosialisasi tanggap flu burung
• Persiapan besok:
– besok kumpul jam 07.00 WIB di depan rumah Bu’ Dar dengan warga untuk briefing
– teknis dan pembagian kerja oleh Pak RT
– Operasi bersih (Opsi) dilakukan di sekolah, madrasah, dan selokan (3 tim)
– sisa leaflet akan dibagikan lagi nanti saat kebersihan dilakukan
– alat2 kebersihan untuk di sekolah agar diusahakan oleh siswa/i
– uang untuk empatisasi ke Nenek Ibu Dar dikumpulkan ke Dewi C.

3 Agustus 2009

Rapat kepulangan beberapa teman dari FKH (mengundurkan diri) dan beberepa teman yang izin dengan urusan akademik.

11 Agustus 2009

1. Penyebaran poster himbauan yang didapat dari teman2 yang pulang sekitar 150 lembar.
Penyebaran poster sudah diizinkan, beberapa orang ke kebun (setengah hari), sisanya jam 09.00 WIB ke SD untuk sosialisasi dan pembagian poster. Yang perlu disampaikan adalah isi poster, hal apa yang akan diperbuat/tindak lanjut siswa/i setelah poster itu dibagi, dan mengingatkan akan adanya sosialisasi kompor sekam.

2. Sosialisasi kompor sekam.
Sosialisasi kompor sekam dimulai pukul 14.00 WIB. Hari Rabu di desa Rancasari, dan hari Kamis di RT 9/10. Kompor sekam sebagai alternatif, bukan solusi. 4 kompor yang didapat rencananya 2 akan dijadikan percontohan bagi masyarakat desa dan RT, masing-masing 1 buah. Rencananya akan diadakan undian setelah sebelumnya konfirmasi perihal yang penting mengenai orang yang pantas. 1 ditinggalkan di kantor kepala desa sebagai master, dan 1 laginya dibuat di kebun.

3. Mengenai peternakan.
Perkandangan telah selesai, yang belum selesai adalah pabrik pakan serta formulasi ransum, namun telah dibicarakan dan diberi usulan2/masukan untuk kedua hal itu. Pengolahan limbah sudah ok. Penanganan pasca panen dan pengolahan mangga dengan prioritas objek sasaran pasca panen adalah kebun, sedangkan pengolahan mangga adalah masyarakat.
4. Rencana dua hari ke depan, mis: Farewell Party, Indramayu Fair (IF), dan membesuk Pak “Bekel”.
Bakar ayam dan menginap di kebun menjadi pilihan. Tim sosialisasi poster mengurus lomba2 untuk hari Rabu.
Agenda keesokan hari : 1. Ke SD 2. Sosialisasi kompor sekam, 3. Mengadakan lomba untuk anak2.

14 Agustus 2009

Malam perpisahan, sharing2 dan menonton kaleidoskop anak2 Go Field. Terjadi tangisan dan tewa membahana.

15 Agustus 2009

Go home, buka Go field lagi…. 

Thanks Lord for everything….
You’ve blessed us, we will bless You…..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s