About KKA (Kabupaten Kepulauan Anambas)

Anambas Island, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepri, Kepulauan Riau, Profile Anambas, Pulau

Kabupaten Kepulauan Anambas terdiri dari 7 kecamatan dan 36 desa dengan total penduduk sebesar 37.411 jiwa (Sensus Penduduk 2010).
Kabupaten Kepulauan Anambas baru terbentuk tanggal 24 Juli 2008 berdasarkan Undang-Undang No. 33 Tahun 2008.
Awalnya, Kabupaten Kepulauan Anambas terdiri dari 6 kecamatan yaitu:
1.     Kecamatan Siantan
2.    Kecamatan Siantan Timur
3.    Kecamatan Siantan Selatan
4.    Kecamatan Palmatak
5.    Kecamatan Jemaja dan
6.    Kecamatan Jemaja Timur
Namun, berdasarkan Keputusan Bupati Kabupaten Natuna Nomor 17 Tahun 2008, ditambahlah 1 kecamatan yaitu:
7.    Kecamatan Siantan Tengah.
Kabupaten Kepulauan Anambas terletak antara:
2º10’0”-3º40’0” LU s.d 105º15’0”-106º45’0” BT (UU No 33 Tahun 2008)
Sebagai kabupaten yang terletak di beranda depan wilayah Indonesia, Kabupaten Kepulauan Anambas berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga lainnyayaitu:
1.     Utara          : Laut Cina Selatan/Vietnam
2.    Selatan        : Kepulauan Tambelan
3.    Barat           : Cina Selatan/Malaysia
4.    Timur          : Laut Natuna
Sebagai wilayah kepulauan, Kabupaten Kepulauan Anambas memiliki karakteristik yang berbeda dengan wilayah lainnya, karena sebagian besar wilayahnya terdiri dari lautan dan pulau-pulau yang tersebar di Perairan Laut Natuna dan Laut Cina Selatan.
Dari total luas Kabupaten Kepulauan Anambas ± 46.664,15 Km² hanya 607,72 km² (1,3%) yang merupakan daratan, selebihnya 46.056,43 km² (98,7%) merupakan lautan.
Tanah-tanah di Kabupaten Kepulauan Anambas banyak didominasi oleh tanah-tanah dengan pH rendah, yaitu tanah mineral maupun tanah organik yang telah mengalami pencucian.
Kondisi tanah-tanah seperti ini merupakan faktor pembatas bagi usaha pertanian yang mengakibatkan terjadinya penurunan produktivitas tanaman.
Kondisi iklim di Kabupaten Kepulauan Anambas dipengaruhi oleh perubahan arah angin. Musim kemarau biasanya terjadi pada bulan MaretMei, ketika angin bertiup dari arah Utara, sedangkan musim hujan terjadi pada bulan SeptemberFebruari, ketika angin bertiup dari arah Timur dan Selatan.
Curah hujan rata-rata dalam satu tahun per jam berkisar ± 14,5 mm/h dengan kelembaban udara sekitar 47,25 %  dan temperatur berkisar 30oC.
Berdasarkan arah angin musim, wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas dibagi dalam 4 periode yaitu:
1.     Periode Januari-Maret: bertiup angin Utara dan Timur Laut, curah hujan sedang dengan temperatur udara sedang
2.    Periode AprilJuni: bertiup angin Timur Laut/Tenggara, hujan sedikit dengan temperatur udara agak panas (lebih kurang 32°C)
3.    Periode JuliSeptember: bertiup angin Tenggara, hujan turun agak banyak dengan temperatur udara agak panas (lebih kurang 32°C)
4.    Periode OktoberDesember: bertiup angin Barat/Utara, hujan banyak turun pada bulan September, Oktober dan November, temperatur udara agak dingin (lebih kurang 28,9°C) dan lembab pada malam hari.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s