The Heirs

Boneka Pertama, Cinta, Give Thanks, Heirs, http://schemas.google.com/blogger/2008/kind#post, Ibu, Kasih, Kesempatan, Love, Mama, Roma, Sharing
Awalnya “Heirs” hanya untuk membuang kepenatan di sela-sela pekerjaan. Tak lama melihatnya, aku memutuskan untuk mengikutinya. Aku mengawalinya di cerita ke-15, tapi setelah mendapatkan serinya dengan lengkap, aku mundur ke awal sekali.
“Roma” mematrikan sebuah tulisan yang tak bisa kulupakan bahwa apapun tak akan bisa memisahkan aku dari sebuah kasih seorang Pribadi. Hari ini tepat hari berkumpul setiap minggunya. Dalam tuntunan dan “bincang2” yang disampaikan, aku mendengar bahwa semuanya yang terjadi adalah BIASA!! Tak ada yang luar biasa…
Aku mengiyakan hal itu. Saat mataku masih tertutup aku mendengar sesuatu berbisik dalam hatiku, menuntunku ke “Roma” yang tak kulupakan itu-semuanya terlalu biasa hingga itu semua tak mampu membuat aku dan Dia terpisah… Hanya Kasih saja yang luar biasa, sehingga hanya itu yang dapat membuat kami tak terpisahkan.
Kembali ke awal cerita…
Masih dalam cerita panjang dengan mata tertutup, aku teringat sosok ibu, mama(k), bunda, uni, mother… Di “Heirs” aku menemukan pernyataan yang (mungkin) tak akan salah bahwa sosok yang kusebutkan di atas adalah kata yang paling indah di dunia dalam bahasa internasional yang pertama kali kukenal.
Aku lupa kapan terakhir kali menyebutkan kata itu, namun aku juga tak pernah lupa kapan terkahir kali menyebutkannya.
Mungkin aku terdengar begitu galau aneh. Melakukan dua hal yang bertolak belakang bersamaan.
Aku mengatakan lupa kapan terakhir kali menyebutkannya karena tidak setiap hari aku menyebut namanya, bahkan dalam doa, aku lupa kapan…
Aku mengatakan tak pernah lupa kapan karena saat aku memanggil nama itu, aku mengalami ujian yang sangat berat bagi seorang anak berusia dua tahun yang sedang sakit dan hanya ingin berterima kasih atas apa yang telah dilakukannya padaku. Aku mendapat boneka “monkey”, boneka pertama dalam hidupku, kuperoleh saat aku sakit. Aku masih bisa mengingat saat itu aku mendapatkan pukulan yang tak mampu ditampung oleh hatiku yang berukuran tak seberapa.
Sejak saat itu aku takut menyebutkan kata itu lagi. Aku hanya ingin berterima kasih pada orang yang tak seharusnya menyayangiku namun yang telah melakukan yang seharusnya seorang ibu lakukan..memberikan curahan kasih sayang. Karena rasa terima kasihku itu aku harus mendapatkan pukulan dari orang yang seharusnya mendapat kasih sayang itu. Aku tahu bahwa dia sudah mendapatkan segalanya, tapi dia tidak mengerti bahwa aku hanya mendapatkan hal seperti ini hanya sekali.
Apa yang pernah kudapatkan “sekali” itu lah yang membawaku pulang kembali untuk melakukan hal yang sama berkali-kali… Dia pantas mendapatkannya. Hatiku begitu tak tahan untuk melihatnya berbaring terlalu lama. Aku bahkan tak pulang ke rumahku sendiri hanya untuk menemaninya di rumah sakit daam waktu dua hari yang kupunyai, seutuhnya… Aku selalu datang dengan berat hati, namun aku pulang dengan sukacita yang tak terkatakan, namun hal itu berarti kesedihan yang dalam buatnya. Setiap kali kami memiliki kesempatan bercerita melalui ponsel, tak pernah dia tidak terbata-bata dalam berbahasa…
Terima kasih bagiMu yang memberikan sesuatu yang “LUAR BIASA” bagiku…
Terima kasih padaMu yang memilihku untuk tak akan terpisahkan…
Terima kasih bahwa itu semua nyata adanya…
Love makes life
 May 6th, 2015

Tak Satupun Milikku

Give Thanks, http://schemas.google.com/blogger/2008/kind#post, Sharing
10.12 p.m.

Aku suka bercerita, tapi hanya bercerita padaMu
Aku tak sama sepertiMu, Engkau suka bercerita dengan siapa pun
Ya, aku berbeda dari mereka yang mengenalku, bahkan terlebih lagi dengan mereka yang tak mengenalku

Mungkin hari-hari ini adalah saatnya berpisah
Berpisah untuk waktu yang tidak ditentukan, hingga bila aku punya kesempatan, dan kalau Engkau mengizinkan, kami akan berpelukan
Ada satu perkataan ilham yang kusukai…
Engkau dekat dengan orang yang patah hati

Awalnya aku tak mengerti, namun kini aku belajar memahami.
Patah hati tidak hanya sekedar kehilangan apa yang diharapkan, namun patah hati adalah sebuah pelajaran.

Hari ini aku belajar mengenai “kepemilikan”.
Orang yang terkasih, lingkungan dan barang, sekalipun semuanya kuperoleh dalam masa hidupku yang sia-sia, semuanya adalah kepunyaanMu
Aku boleh memilikinya, aku bisa mencintainya, tapi aku tidak boleh menggenggamnya dan aku tidak boleh untuk tidak melepaskannya.
Aku disadarkan kembali bahwa segala yang kumiliki suatu saat akan pergi

Kini aku memahami, saat ini aku memiliki perkara di dalam hati, dan suatu saat perkara itu harus pergi.
Cukup lama aku bergumul dengan perkara ini, sekiranya saja aku tak pernah mengalaminya, mungkin aku tak akan pernah tahu bagaimana mempertaruhkannya.
Aku bersyukur sempat bersamanya dan bisa mengasihi dia
Dan kini aku harus menentukan keputusanku, bahwa memilikiMu itu cukup bagiku.

Rasa-rasanya terdengar sangat bodoh karena aku diberi kepercayaan dan aku seolah-olah tak ada tindakan.

Tuhan, kalau saja aku mengerti dari dulu, bahwa jika karena patah hati ini aku bisa dekat denganMu, kenapa tidak?!


Aku hanyalah debu yang dimiliki oleh Yang Bukan Debu, Yang Maha Kuasa.

WaWdWs…What a Wonderful day Within story

http://schemas.google.com/blogger/2008/kind#post, Mati Lampu, Minggu, Nyetrika, Sharing
Bener2 gag bisa tidur…
Nge-blog ahhh….

Hari ini sukacita bgt plus byk hal2 yg tidak terduga terjadi….

Selamat subuh buat semua pembaca…
Barusan saya habis ngutak-atik blog orang dan ketawa-ketiwi sendiri baca cerita si kawan 😀
Dalam hati bergumam “Wah,, harus lebih rajin dan giat lagi nehh nulisnya” 😀
Fyi, kayaknya ini sesaat aja dweehh….

Tepat jam 10.00 p.m (gaya beud format time-nya) aku nyetrika pakaian…
Coz, seragam buat besok blum disetrika, mana lagi bayang-bayang gelap gulita (baca: mati lampu) menghampiri..
Alhasil,, 25 potong pakaian terlipat dengan rapi/sopan dan licin, tentunya juga harum 🙂 (bagai iklan Tri*a) 😀
Nb: rajin bgt aku ngitungnya…. 😀

So, let’s see what the wonderful story-nya… #ceritanya kita flashback
Hari ini aku ngalamin sakit yang luar biasa…kata kawan sih, kalau ini benar2 luar binasa.. Wow…shocked gw…
Sakitnya sepele bgt, tapi dia sedikitpun gag mw kompromi…
Aku bantai tidur, sedikitpun tak bergeming, sampai-sampai aku bangun kesorean…

daaannnn…..aku ngantuk teman-teman….
Zzzzz………… Byeeee….. =))